Diabetes Tipe 2 – Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Diposting pada

Apa itu diabetes tipe 2?

Diabetes tipe 2 adalah kondisi serius di mana glukosa atau kadar gula terlalu banyak dan menumpuk di aliran darah. Pankreas menghasilkan insulin untuk membantu memindahkan glukosa dari darah ke sel-sel tubuh, yang kemudian digunakan untuk energi. Pada penderita diabetes tipe 2, sel-sel tubuh kurang baik merespon insulin. Selanjutnya, pankreas mungkin akan memproduksi lebih sedikit insulin.

diabetes tipe 2

Penyebab

Pankreas memproduksi dan melepaskan insulin saat anda mengkonsumsi makanan. Insulin bertindak seperti kunci. Insulin berperan penting dalam membantu memindahkan glukosa dalam darah untuk memasuki sel-sel tubuh.

Jika anda menderita diabetes tipe 2, insulin tidak dapat bekerja dengan baik. Kadar gula akan semakin meningkat dalam darah. Pankreas akan bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Pada akhirnya, sel-sel pankreas menjadi rusak dan menghasilkan sedikit insulin.

Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan serangkaian peristiwa ini. Namun hal-hal berikut dipercaya sebagai penyebab:

  • riwayat keluarga menderita diabetes tipe 2
  • obesitas
  • gaya hidup tidak sehat
  • kurang olahraga
  • berusia 45 tahun ke atas

Gejala

Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat mempergunakan glukosa dengan benar. Tubuh anda akan mencari sumber energi alternatif di jaringan, otot, dan organ. Reaksi berantai inilah yang akan menimbulkan berbagai gejala pada penderita diabetest tipe 2.

Berikut gejala diabetes tipe 2:

  • merasa lapar terus, bahkan meskipun setelah makan
  • rasa haus berlebihan
  • sering buang air kecil
  • sering bangun malam hari untuk buang air kecil
  • lemas
  • mudah lelah
  • rasa kebas dan kesemutan di tangan atau kaki

Jika gula darah dalam tubuh terlalu tinggi dan dibiarkan terlalu lama, dapat menyebabkan komplikasi yang meliputi :

  • gangguan penglihatan (retinopati diabetik)
  • Gangguan syaraf atau neuropati
  • serangan jantung atau stroke
  • penyakit ginjal
  • penyakit gusi

Diagnosa

Berikut adalah tes yang akan membantu dokter mendiagnosis diabetes:

  • Tes glukosa plasma sewaktu: tes laboratorium tanpa perlu puasa dan bisa dilakukan sewaktu-waktu.
  • Tes glukosa plasma puasa: Tes ini biasanya dilakukan pagi hari setelah anda puasa delapan jam sebelumnya. Anda tidak diperbolehkan makan dan minum kecuali minum air putih selama puasa.
  • Tes hemoglobin glikolat (A1c) mengukur kadar gula darah rata-rata Anda selama tiga bulan.
  • Tes toleransi glukosa oral (TTGO) memeriksa kadar gula darah Anda sebelum dan sesudah anda minum minuman manis. Tes mengevaluasi bagaimana tubuh Anda menangani glukosa.

Pengobatan

Diabetes tipe 2 merupakan kondisi kronis yang tidak bisa sembuh. Jika anda didiagnosis menderita diabetes tipe 2, berarti anda harus mengkonsumsi obat dan menjalani gaya hidup sehat seumur hidup agar tidak menimbulkan komplikasi dan keparahan.

Dokter biasanya akan memberikan terapi obat terlebih dahulu untuk menstabilkan gula darah. Obat yang umum diberikan biasanya jenis metformin dan Sulfonilurea. Namun, jika kinerja obat dinilai tidak efektif, dokter mungkin akan menyarankan untuk menggunakan insulin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.